Menu

Home/Berita/Seminar Sistem Monitoring Mesin Tekstil: Strategi Data-Driven untuk Industri yang Lebih Kompetitif

Seminar Sistem Monitoring Mesin Tekstil: Strategi Data-Driven untuk Industri yang Lebih Kompetitif

26 Februari 2026
Admin
Seminar Sistem Monitoring Mesin Tekstil: Strategi Data-Driven untuk Industri yang Lebih Kompetitif

Surakarta, 25 Februari 2026  — Texcoms Worldwide bersama dengan Akademi Komunitas Tekstil Solo (AK Tekstil Solo) menyelenggarakan Seminar Sistem Monitoring pada Mesin Tekstil. Acara yang berlangsung di Aula Gedung B AK Tekstil Solo ini dihadiri oleh Direktur PT Texcoms Indonesia - Suyanto dan Direktur AK Tekstil Solo - Wawan Ardi Subakdo, perwakilan industri tekstil yang tergabung dalam API, jajaran PT Texcom, pengajar, mahasiswa dan alumni serta mitra institusi. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara dunia pendidikan dan industri tekstil berbasis teknologi.


Dalam sambutannya, Direktur AK Tekstil Solo Wawan Ardi Subakdo menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya seminar ini dan berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh civitas akademika. Ia juga menyampaikan harapannya agar AK Tekstil Solo dapat terus berkembang dan melangkah menjadi politeknik yang unggul serta adaptif terhadap perkembangan teknologi industri.

Seminar ini menghadirkan narasumber internasional, Mr. Jude dari Datalog India, yang memaparkan pentingnya penerapan sistem monitoring di industri tekstil melalui materi berjudul “Why Monitoring System Needed?”. Ia menjelaskan bahwa di tengah persaingan pasar tekstil yang semakin kompetitif, margin keuntungan sangat ketat sehingga efisiensi menjadi kunci utama. Inefisiensi kecil dapat menimbulkan kerugian finansial yang besar. Selain itu, pelaporan manual dinilai lambat dan kurang akurat, sehingga visibilitas data secara real-time menjadi kebutuhan penting untuk pengendalian operasional. “Apa yang tidak diukur, tidak dapat ditingkatkan,” tegasnya.


Dalam seminar ini juga dipaparkan konsep Data Driven Decision Making (DDDM) serta alur proses pengolahan data melalui Technical Workflow: From Raw Data to Dashboard. Peserta mendapatkan gambaran bagaimana data mentah diolah menjadi informasi yang dapat ditampilkan dalam dashboard sebagai dasar pengambilan keputusan. Salah satu contoh yang dibahas adalah analisis data impor dan ekspor spandek untuk mendukung strategi industri berbasis data.

Selain itu, materi teknis mengenai Machine Terminal turut menjadi sorotan. Machine Terminal merupakan perangkat keras berbasis mikrocontroller yang dipasang pada setiap mesin dan dilengkapi dengan  analog dan digital. Perangkat ini memonitor kecepatan mesin, jumlah produksi, waktu berhenti, serta tingkat efisiensi secara berkelanjutan. Informasi tersebut dapat dilihat langsung pada display di mesin, dan data yang terkumpul akan ditransfer secara otomatis setiap menit ke komputer pusat. Pengguna juga dapat memasukkan alasan penghentian mesin dalam durasi lama, seperti knotting, gaiting, beam down, dan lainnya, sehingga analisis penyebab hambatan produksi dapat dilakukan secara lebih akurat.

Melalui seminar ini, AK Tekstil Solo juga membuka peluang kerjasama berkelanjutan, termasuk dukungan untuk pelaksanaan kuliah umum dan penguatan sinergi industri. Diharapkan kegiatan ini dapat meningkatkan wawasan dan kompetensi mahasiswa serta seluruh civitas akademika dalam menghadapi tantangan industri tekstil modern yang semakin terdigitalisasi.

Seminar ini menjadi langkah dalam mendorong transformasi digital, memperkuat kemitraan strategis, serta mempersiapkan sumber daya manusia yang unggul dan siap bersaing di era industri berbasis data.

0 Komentar

Memuat komentar...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Chat dengan Kami