"AK-Tekstil Solo Perbarui MoU dengan 17 Industri, Memastikan Lulusan Langsung Terserap di Pasar Kerja"
Solo, 09 Agustus 2024 - Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil (AK-Tekstil Solo) menandatangani kerja sama dengan dunia usaha dunia industri (DUDI) di aula kampus gedung B setempat. Mitra industri itu nantinya langsung menyerap lulusan sehingga langsung bekerja. Direktur AK-Tekstil, Wawan Ardi Subakdo mengatakan pada kesempatan tersebut pihaknya menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di bidang tekstil. “Terdapat 17 industri dari total 45 industri yang harus diperbarui MoU kerja samanya yang ada di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Sampai dengan saat ini AK-Tekstil Solo memiliki mitra lebih dari 60 perusahaan. Sedangkan 28 lainnya akan kami lakukan menyusul rentang waktu Agustus-September”.
Outcome yang diharapkan AK-Tekstil Solo sebagai institusi pendidikan bisa mendorong industri tekstil sebagai penyedia SDM dan kerja sama ini dibutuhkan agar lulusan AK-Tekstil bisa langsung terserap di dunia industri. "Kami ingin meningkatkan kualitas pendidikan dan pelatihan vokasi di AK-Tekstil," kata Direktur AK Tekstil Solo Wawan Ardi Subakdo usai penandatanganan perjanjian kerja sama penyelenggaraan Tridharma Perguruan Tinggi AK-Tekstil Solo dengan mitra industri. Saat ini kebutuhan tenaga kerja masih sangat tinggi, yakni lebih dari 300 tenaga kerja, padahal setiap tahun baru meluluskan sekitar 240 yang siap kerja.
Tantangan AK-Tekstil Solo mengubah mindset masyarakat bahwa “kami siap bekerja”. Pada acara tersebut dihadiri pula oleh Pengurus bidang Sumber Daya Manusia (SDM) dari Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API), Horison Silaen. Menurutnya, AK-Tekstil sudah menjadi kampus skala nasional yang mahasiswa berasal dari berbagai daerah di Indonesia. “Kami harapkan lulusannya itu tanpa ada waktu tunggu, karena kita tahu sudah mulai dari awal penerimaan mahasiswa sudah kerja sama dengan mitra. Jadi secara tingkat akademik dilakukan oleh kampus, kemudian wawancara psikotes dilakukan oleh industri, jadi kerja sama dijalin dari awal”.





Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *