AK Tekstil Solo Raih Nominasi Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah 2026

AK Tekstil Solo Raih Nominasi Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah 2026
Surakarta – Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Surakarta berhasil masuk sebagai nominasi dalam ajang Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Jawa Tengah.
Penghargaan tersebut diberikan atas karya riset berjudul “Sustainable Hybrid Yarns from Pineapple Leaf and Recycled Cotton Fibers: A Green Manufacturing Approach and Quality Assessment in Open-End Spinning” yang mengangkat inovasi benang hibrida berkelanjutan berbahan serat daun nanas dan serat kapas daur ulang.
Tim penulis yang tercantum dalam piagam penghargaan tersebut terdiri atas Mokh Afifuddin, Dedy Harianto, Sih Parmawati, Fahmi Fawzy Rusman, Bambang Kusnadi, Agus Ardiyanto, dan Darmawan Hindardi dari AK Tekstil Solo.
Piagam penghargaan dengan Nomor 000.9.10/521/BRIDA/2026 tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi atas karya riset yang masuk nominasi dalam ajang Anugerah Karya Riset Pembangunan Jawa Tengah Tahun 2026. Penghargaan ini diterbitkan di Semarang pada 5 Oktober 2026 oleh Badan Riset dan Inovasi Daerah Provinsi Jawa Tengah.
Riset ini mengangkat potensi pemanfaatan serat daun nanas dan kapas daur ulang sebagai bahan baku benang hibrida yang lebih berkelanjutan. Pendekatan tersebut sejalan dengan upaya pengembangan inovasi di bidang tekstil, khususnya dalam mendorong penerapan prinsip manufaktur hijau (green manufacturing) serta pemanfaatan material alternatif yang lebih ramah lingkungan.
Capaian ini menjadi bentuk kontribusi sivitas akademika AK Tekstil Solo dalam pengembangan riset dan inovasi di bidang tekstil. Selain mendukung penguatan pendidikan vokasi, kegiatan riset juga berperan penting dalam mendorong lahirnya gagasan dan teknologi yang relevan dengan kebutuhan serta tantangan industri tekstil.
AK Tekstil Solo terus berkomitmen untuk mengembangkan pendidikan vokasi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan industri melalui penguatan kompetensi, penelitian, serta pengembangan teknologi tekstil berkelanjutan.






Tinggalkan Balasan
Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *