Satu-Satunya di Solo Sekolah Gratis Jadi Tenaga Ahli Tekstil

ak tekstil solo

KORANJITU.COM, SOLO – Seiring dengan semakin meningkatnya perindustrian dalam bidang  Tekstil dan Produk Tekstil (TPT), maka kebutuhan akan tenaga kerja yang memiliki kompetensi semakin tinggi. Bukan hanya pada tingkatan operator semata namun sampai pada tingkatan ahli diploma 1 – IV. Sayangnya permintaan tenaga ahli yang berkompeten tidak berbanding lurus dengan ketersediaan.

“ Saat ini kebanyakan perusahaan mendapatkan tenaga ahli dari Sekolah Tinggi Teknologi Tekstil (STTT) Bandung yang hanya mampu menghasilkan lulusan 300 orang setiap tahunnya. Ini sangat jauh dari kata cukup untuk memenuhi kebutuhan tenaga ahli. Belum sampai di Jawa Tengah saja mereka sudah habis diambil perusahaan besar yang ada di Jawa Barat. Dan inilah yang membuat kami yang berada di sini menjadi kesulitan mendapatkan tenaga ahli yang dibutuhkan,” kata Heru Sutanto Direktur Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil (AK Tekstil) Solo.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, Kementerian Perindustrian pun mengembangkan lembaga pendidikan yang mampu menghasilkan tenaga ahli yang  berkompeten.

“ Awalnya ada tiga tempat yang menjadi usulan, yakni Pekalongan, Bawean dan Solo. Namun pemerintah pusat lebih memilih Solo. Dan hasilnya diambillah keputusan untuk menjadikan Solo sebagai lokasinya. Apalagi dengan bantuan dari Pemerintah Surakarta yang memberikan fasilitas tempat yakni kawasan Technopark Solo sebagai tempat kami mendirikan lembaga pendidikan,” kata dia.

Pada akhir tahun 2015 berdirilah Akademi Komunitas Industri Tekstil dan Produk Tekstil Solo. Satu-satunya akademi tekstil di Solo ini berdiri di atas tanah seluas 2.700 m2.Tak seperti lembaga pendidikan lainnya, akademi ini menggratiskan pendidikannya mulai dari pendaftaran sampai kelulusan.

“Kami tidak memungut biaya sepeser pun dari mahasiwa kami. Sebab semuanya ditanggung langsung oleh Kementerian Perindustrian,” tukasnya.

Terdapat tiga program studi yang diajarkan saat ini, yakni Teknik Pembuatan Benang, Teknik Pembuatan Kain Tenun dan Teknik Pembuatan Garmen. Pemilihan bidang studi ini disesuaikan dengan banyaknya permintaan pasar dalam bidang itu.

Peralatan yang tersedia untuk belajar merupakan peralatan industri modern dan terbaru. Hampir semua mesin serupa dengan yang digunakan di pabrik. Sehingga ketika sudah berada di lingkungan kerja,  diharapkan mereka tidak akan kaget dengan teknologi yang ada di  perusahaan tempatnya bekerja.

Lulusan mahasiswa AK Tekstil Solo telah memasuki tahun kedua setelah penerimaan pertama pada Oktober 2015 silam. “ Awalnya kuota kami hanya 90 mahasiswa baru. Nyatanya diluar dugaan yang mendaftar lebih dari 200 orang. Padahal saat itu promo yang kami lakukan masih jauh dari kata sempurna alias terburu – buru. Dan akhirnya kami menambah kuota sampai 130 orang,” kata Harrison Silaen Director Textile Production PT. Danliris sekaligus pengajar di akademi ini.

“ Kami merasa berdirinya AK Tekstil ini sangat tepat. Apalagi dengan adanya MEA yang membutuhkan tenaga ahli berkompeten membuat sekolah ini menjadi pilihan yang bagus untuk mencetak bibit ahli yang dibutuhkan,” tambah Hari.

Hari yakin mereka yang lulus dari akademi ini dipastikan langsung terserap bidang Industri. “ Selama orang membutuhkan baju maka industri akan terus ada. Dan kami yakin kebutuhan akan tenaga kerja semakin besar,” paparnya.

Awal April Buka Penerimaan Mahasiswa Baru

Mulai tanggal 4 April sampai 31 Mei 2016 akan dilakukan penerimaan mahasiswa baru gelombang pertama.  Selanjutnya gelombang kedua akan dilakukan pada periode 1 Juni – 29 Juli 2016. Tahun ini AK Tekstil Solo hanya menyediakan kuota 180 mahasiswa.

Pendaftaran diperuntukkan bagi lulusan SMA dan yang sederajat serta para karyawan industri. Persentasenya 60 persen untuk umum dan 40 persen yang berasal dari Industri.

“ Misalkan ada karyawan dari perusahaan A yang berprestasi dan berniat untuk meningkatkan skillnya, mereka bisa langsung dimasukkan perusahaan ke Akademi ini,” tambah dia.

Setelah melakukan pendaftaran, calon mahasiswa akan langsung mengikuti tes masuk pada hari yang sama. Setelah itu mereka tinggal menunggu pengumuman penerimaan.

Sistem pendidikan yang diberikan terbagi menjadi tiga tahap yakni satu bulan menerima pendidikan teori, satu bulan praktek di sekolah dan selanjutnya akan praktek langsung di Industri.

Pengunjung832

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *